Tampilkan postingan dengan label Aquascape. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aquascape. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Desember 2020

Tanaman Karpet Terbaik Yang Paling Cocok Untuk Aquascape


Tahukah anda mengenai tanaman karpet? Tanaman karpet merupakan salah satu tanaman yang biasanya tumbuh ke samping sehingga bisa menutupi aquascape yang anda miliki. Dari namanya saja tentunya sudah terlihat bahwa tanaman ini layaknya karpet berwarna hijau subur. Popularitas tanaman ini pun mengalami kemajuan yang cukup pesat sekali antara 5 hingga 10 tahun lamanya. Tentnya hadirnya tanaman karpet ini mampu membuat tampilan aquascape semakin indah dipandang.

Bagi anda yang masih pemula saja mungkin juga tertarik untuk memiliki tanaman yang satu ini. Apalagi warna hijaunya membuat tampilan semakin menarik saja. Jika berbicara mengenai tanaman karpet aquascape, kini sudah tersedia berbagai pilihan tanaman yang terbaik bagi anda terutama bagi anda yang masih pemula. Apa sajakah tanaman karpet itu, berikut inilah diantaranya:

• Echinodorus Tenellus. Tanaman yang satu ini bisa dikatakan sebagai kelompok dari spesies sword plant yang mana ini menjadi salah satu yang terkecil. Rumputnya panjang indah seperti halnya daun. Di bawah cahaya yang bagus, tumbuhan ini bisa tumbuh merambat dengan baik. Yang pasti tanaman yang satu ini cocok sekali untuk mengkarpet akuarium anda. Supaya anda bisa mendapatkan karpet yang bagus maka anda perlu menggunakan banyak CO2 dan juga pupul.

• Hemianthus callitrichoides. Tanaman air ini bisa dibilang sebagai tanaman yang paling kecil didunia yang mana saat ini memang tersedia untuk aquarists. Daunnya saja begitu kecil dengan warna hijau subur dan juga bisa merayap dialam. Tanaman karpet yang satu ini tidak mudah dalam perawatannya sebab tanaman ini membutuhkan intensitas cahaya guna bisa menembus bagian bawah dari akuarium. Selain itu tanaman ini juga sangat cocok sekali untuk akuarium dengan ukuran yang kecil.

• Staurogyne rubescens. Tanaman ini termasuk tanaman batang dengan sifat pertumbuhannya yang terbilang kompak,lebat bahkan juga tumbuh rendah sehingga cocok sekali bila dijadikan karpet. Supaya tanaman ini bisa tetap tumbuh rendah tentunya anda pun juga perlu melakukan pemangkasan secara teratur. Untuk bisa mengkarpetkan tanaman yang satu ini anda butuh keahlian yang lebih. Jika batangnya sudah dalam posisi tegak panjang maka anda bisa memotong batangnya kemudian anda pun perlu menanam kembali potongannya. Anda bisa melakukannya berulang kali demi mendorong pembentukan karpet.

• Sagittaria subulata. Tanaman yang satu ini sangat cocok sekali untuk tanaman karpet bagi anda yang masih pemula. Dari bentuk daunnya hampir mirip dengan Echonodorus enellus. Memiliki rumput yang panjang seperti halnya bentuk daunnya. Bisa tumbuh cukup tinggi sehingga supaya pertumbuhannya rendah maka anda perlu melakukan pemangkasan secara teratur.

• Eleocharis acicularis. Nama umum dari tanaman ini adalah hairgrass. Tanaman karpet yang satu ini memiliki rumput yang halus seperti daun. Saat ditanam dalam kelompok maka tanaman yang satu ini bisa tumbuh dengan cepat membentuk suatu kelompok tanaman yang begitu padat. Agar pertumbuhannya cepat maka anda perlu menggunakan banyak CO 2 . Dengan begitu tanaman ini bisa cepat membentuk sulur yang nantinya akan membentuk karpet.

Itulah tadi beragam jenis pilihan tanaman karpet yang cocok sekali bagi anda pecinta aquascape. Yang pasti tanaman tersebut akan indah dan menghiasi akuarium anda. Jadi jangan sampai anda tidak memiliki koleksi tanaman tersebut. Dengan hadirnya tanaman ini maka akuarium anda pun bisa terlihat semakin indah.

Sabtu, 22 Juni 2019

Mengenal Jenis Tema Aquascape

Aquascape merupakan kegiatan menciptakan sebuah ekosistem buatan yang di implementasikan dalam akuarium, aquascape sendiri sekarang ini banyak diminati semua kalangan karena dapat memberikan kepuasan tersendiri pada yang melihatnya.

Aquascape sendiri merupakan kegiatan yang menuntut kesabaran, kedisiplinan dan ketekunan karena jika ingin membuat akuarium yang tampak indah dan tanam serta ikan yang sehat membutuhkan 3K tersebut, baiklah kita kembali ketopik awal yaitu tentang macam jenis tema pada aquasape.

Sebenarnya hobi aquascape tidak melulu berpatokan pada sebuah tema, namun semua tergantung kreatifitas para aquascaper, tema hanyalah konsep kasar pada aquascape selebihnya kembali pada pribadi masing - masing, namun disini saya akan membahas tema aquascape yang paling banyak di gunakan para aquascaper beserta penjelansannya sebagai berikut :

1. Nature


Tema nature adalah tema aquascape yang pertama kali diperkenalkan oleh takasi amano, tema aquascape ini menampilkan ekosistem hutan hujan tropis, dimana di dalamnya terdapat semak, kayu yang ditumbuhi lumut serta tanaman-tanaman tinggi yang menjulang dibagian belakang, tema ini paling populer karena setiap orang yang melihat akan dimanjakan dengan tampilan hutan buatan yang lebat dan terkesan sejuk di tambah tingkah ikan-ikan kecil yang menambah kesan alami.

Namun pada dasarnya tema nature aquascape menonjolkan konsep alam dimana inspirasi tema datang dari alam seperti contoh gambar di atas inspirasi datang dari hutan hujan tropis di amazon maka dibuatlah aquascape dengan konsep hutan tersebut, tidak hanya melulu hutan yang lebat bisa juga seperti vegetasi disebuah pulau kecil seperti gambar dibawah ini 


Tema Nature merupakan tema yang bebas dan luas karena tema ini mengambil contoh dari alam seperti hutan, bukit, lembah, dan kepulauan dengan menonjolkan kayu, batu, pasir dan tanaman yang rimbun dari tanaman pendek di bagian depan dan tanaman tinggi di bagian belakang.

2. Iwagumi



Tema yang dipopulerkan oleh Takasi Amano ini menonjolkan batu di ruang terbuka hijau, tema ini mengguakan golden ratio dalam praktek pembuatannya, sederhananya menggunakan batu berjumlah ganjil, dan penempatan batu ditata sealami mungkin dengan peletakan dari batu yang berukuran besar diatas bukit kemudian batu kecil di bagian lereng bawah, tema ini adalah tema yang minimalis jadi jika ingin membuat aquascape dengan tema ini kita harus menggunakan komponen seperti batu, tanaman dan ikan yag minimal agar terkesan alami.

3. Dutch Style 



Tema dutch dicirikan dengan berbagai jenis tanaman yang di tanaman dengan membentuk kemiringan ke bagian depan, tema ini biasanya tidak menggunakan hardscape berupa batu dan kayu hanya tanaman dengan menonjolkan warna daunnya, tanaman yang bisa tumbuh tinggi di tempatkan pada bagian belakang dan tanaman yang tumbuh pendek - sedang ditempatkan dibagian tengah dan depan. 

Tema ini membutuhkan peralatan yang high seperti lampu yang cahayanya tinggi, penambahan Co2 serta nutrisi tanaman yang cukup banyak agar dapat menghasilkan warna daun merah yang indah dan menawan sebab seperti yang saya utarakan tadi bahwa tema ini hanya menonjolkan keanekaragaman jenis tanaman mulai dari berdaun hijau sampai merah.

4. Biotope



Biotope adalah tema yang meniru semirip mungkin dengan kondisi aslinya di alam komponen yang dipakai hanya berupa kayu, batu, pasir dan sedikit tanaman biasanya tema ini meniru ekosistem dalam sungai maupun danau, pemilihan ikan untuk di pelihara di dalam tank dengan tema ini biasanya tidak terlalu selektif, apakah jenis ikan agresif ataupun jenis ikan dengan karakter tenang karena pada kondisi aslinya di alam memang jenis ikan ini hidup berdampingan.

5. Tema Kamu Sendiri


   
Seperti yang sudah saya uraikan di atas tema dalam aquascape adalah sebuah konsep kasar, kreatifitas seorang aquascaper tidak dibatasi oleh tema, temukan gayamu sendiri dan ekpresikan dalam tankmu, sebab sebuah hasil karya sendiri biasanya terdapat kepuasan sendiri dan biasanya akan merawatnya dengan sungguh sungguh karena hasil karnya sendiri.
Temukan gayamu dan aplikasikan dalam tank mu
    

   

Kamis, 30 Mei 2019

Batu Apung Sebagai Media Filter Dan Rumah Bakteri Untuk Aquascape

batu apung

Kalian pasti tidak asing lagi dengan batu apung bukan? Ya, batu apung memiliki fungsi yang bagus untuk di gunakan sebagai media filter maupun sebagai rumah bakteri di tank sobat karena karakteristik batu apung memiliki rongga – rongga kecil yang berguna sebagai tempat koloni bakteri baik.

Batu apung atau bisa juga di sebut pumice ini menjadi salah satu pilihan bagi para scaper untuk di jadikan media filter maupun dijadikan rumah bakteri baik di tank dan pastinya ramah di kantong, batu ini di jual di pasaran kisaran harga Rp 10.000 – Rp 25.000 / liternya, sangat ekonomis bukan.

Saya pribadi menggunakan batu ini untuk media filter maupun rumah bakteri di tank saya alasan dasarnya karena lebih ekonomis dan hasilnyapun juga bagus tidak kalah dengan produk bermerk, karna memang kebanyakan produk bermerkpun menggunakan batu ini sebagai bahan dasarnya.

Batu apung sebagai media filter

Jika ingin menggunakan batu apung sebagai media filter langkah pertama adalah mencuci terlebih dahulu batu tersebut kemudian letakkan batu apung di lapisan kedua jika mengganakan canister DIY seperti saya, peletakannya seperti gambar berikut :
Penjelasannya japmat / spon filter bertujuan untuk menyaring kotoran besar seperti daun tanaman, dan batu apung sebagai media koloni bakteri, kapas filter digunakan untuk menyaring kotoran halus/ lembut.

Batu Apung Sebagai Rumah Bakteri 

Tidak hanya di gunakan didalam canister batu apung juga bisa digunakan didalam tank sebagai rumah bakteri, susunan penempatannya didalam tank sebagai berikut :
  1. Bakteri starter 
  2. Batu apung
  3. Pupuk dasar
  4. Soil / pasir malang 
Catatan : Sebelum di gunakan cuci dahulu batu apung tersebut untuk menghilangkan kotoran dan serbuk halus yang menempel di batu.

Semoga bermanfaat... 

Kamis, 04 April 2019

Jenis Tanaman Aquascape Yang Cocok Untuk Pemula

Dipostingan kali ini saya akan membahas jenis-jenis tanaman yang cocok untuk kamu yang baru membuat aquascape, jenis tanaman yang akan saya bahas dibawah adalah jenis tanaman yang cukup cepat beradaptasi.

Tidak hanya mudah beradaptasi namun tanaman-tanaman ini tidak membutuhkan pencahayaan dan kadar C02 yang tinggi, maka dari itu jenis tanaman yang akan saya bahas sangat cocok untuk kamu yang baru membuat aquascape, ok tanpa perlu basa-basi lagi berikut jenis jenis tanaman aquascape yang cocok untuk pemula :

1. Riccia fluitans


Riccia fluitans

Info tanaman
  • Jenis : Lumut
  • Kebutuhan cahaya : Medium
  • Pertumbuhan : Medium
  • Tinggi : 3 - 5+ cm
  • C02 : Rendah
  • Suhu : 24 - 30 ° C
Tanaman ini mengapung di air jadi jika ingin menggunakan tanaman ini di aquascape kamu ikat pada kayu atau batu, jangan menggunakan lem karena akan mati, potong jika terasa sudah terlalu lebat agar batang bagian bawah tidak mati karena kekurangan cahaya, dan sangat direkomendasikan  tanaman tersorot lampu secara langsung sehingga akan muncul gelembung-gelembung udara di ujung daun dan merupakan pertanda tanaman ini sehat. 

2. Anubias 

Anubias aquascapeid

Info tanaman
  • Jenis : Rimpang
  • Kebutuhan cahaya : Low
  • Pertumbuhan : Slow
  • Tinggi : 8 - 15+ cm
  • C02 : Rendah
  • Suhu : 24 - 30 ° C
Tanaman anubias merupakan jenis tanaman yang bandel dan sangat mudah beradaptasi, cocok di tempatkan di area yang tidak tersorot sinar lampu secara langsung karena dapat memicu pertumbuhan alga, cara penanaman di tempel atau di ikat pada kayu maupun batu.

3. Bucephalandra

Bucephalandra

Info tanaman
  • Jenis : Rimpang
  • Kebutuhan cahaya : Low
  • Pertumbuhan : Slow
  • Tinggi : 5 - 10+ cm
  • C02 : Rendah
  • Suhu : 24 - 30 ° C
Cara menaman bucepahalandra adalah dengan di ikat maupun di lem di kayu atau batu, dan letakkan tanaman ini di daerah yang terkena sorotan lampu secara langsung agar tanaman tumbuh dengan baik, rimpang tanaman ini harus tersorot lampu karena jika tidak maka akan cepat busuk.

4. Moss Weeping

Moss Weeping

Info tanaman
  • Jenis : Lumut
  • Kebutuhan cahaya : Medium
  • Pertumbuhan : Medium
  • Tinggi : 3 - 10+ cm
  • C02 : Rendah
  • Suhu : 24 - 30 ° C
Moss yang satu ini pertumbuhan yang cenderung mendalar kebawah, dan cocok di tempelkan maupun di ikat di kayu dan batu, pemangkasan di butuhkan jika tanaman ini sudah cukup rimbun agar tanaman bagian bawah tidak busuk. 

5. Microsorum Pteropus "Java Fern"

Info tanaman
  • Jenis : Pakis
  • Kebutuhan cahaya : Rendah - Sedang
  • Pertumbuhan : Lambat
  • Tinggi : hingga 20 cm
  • C02 : Rendah
  • Suhu : 22 - 30 ° C
Varietas pakis ini merupakan tanaman yang banyak digemari oleh kalangan aquascaper disamping perawatannya yang mudah tanaman ini juga mudah dalam beradaptasi, tanaman ini cocok di letakkan di midground maupun backgraound penanaman dengan cara diikan maupun ditempel pada kayu dan batu.

6. Cryptocoryne Wendtii Green
Info tanaman
  • Jenis : Araceae
  • Kebutuhan cahaya : Rendah - Tinggi
  • Pertumbuhan : Sedang
  • Tinggi : hingga 5 - 10 cm
  • C02 : Rendah
  • Suhu : 22 - 30 ° C
Tanaman ini memiliki daya tahan yang kuat dan memiliki kemampuan beradaptasi yang sangat mengesankan, crytocoryne ini juga tergolong tanaman yang populer bagi para pro aquascaper biasanya diletakkan dibagian depan dan tengah akuarium.


Itulah jenis tanaman yang cocok untuk para pemula di bidang aquascape jenis tanaman diatas tergolong mudah dalam perawatan walaupun tanman tersebut dapat hidup tanpa tambahan Co2 namun jika kita beri tambahan Co2 maka perkembangannya akan lebih bagus. 

Rabu, 02 Agustus 2017

Mengenal tanaman aquascape rotala hijau

rotala

Pecinta aquascape tentu selalu berkeinginan untuk memiliki tanaman yang unik dan menarik. Salah satunya yaitu tanaman rotala hijau. Tanaman yang satu ini sangat cocok sekali bila anda tempatkan pada sebuah akuarium yang berukuran kecil. Tanaman rotala hijau termasuk dalam tanaman batang yang sudah begitu popular dimasyarakat bahkan sangat cocok sekali bagi anda yang masih pemula dalam bidang aquascape. Tanaman rotala hijau ini diyakini bisa tumbuh dengan segala kondisi.

Pantas saja jika para pecinta aquascape lebih memilih tanaman rotala hijau untuk menghiasi akuariumnya. Apalagi kini sudah tersedia beragam jenis rotalla mulai dari rotalla hijau hingga rotala merah sekalipun. Perawatan untuk tanaman ini juga terbilang begitu mudah sekali. Sehingga anda tidak perlu bingung lagi jika ingin memilikinya. Sebenarnya cara menumbuhkan tanaman rotala hijau ini sangat mudah sekali. Meskipun banyak jenis rotala yang sudah hadir namun rotala hijau masih menjadi pilihan utama bagi para aquascape.

Namun bagi anda yang belum mengetahui tanaman ini tentunya sedikit bingung dengan cara perawatannya. Padahal mudah sekali jika anda mengetahui caranya. Jika anda penasaran dengan cara pertumbuhan tanaman ini, ada baiknya anda simak berbagai tips berikut ini:

• Pergunakan pinset. Untuk memudahkan pembagian dalam beberapa individu saat pertama kali anda membelinya biasanya tanaman yang satu ini dalam bentuk pot. Anda bisa membaginya dalam beberapa individu atau bahkan beberapa kelompok sekalipun. Dengan mempergunakan pinset memang lebih memudahkan anda untuk pembagian tanaman.

• Menggunakan substrate yang kaya nutrisi. Dengan banyaknya nutrisi yang tersedia tentunya bisa membantu pertumbuhan tanaman rotala ini. Anda pun juga perlu merawatnya dengan baik dengan memberikan pupuk cair serta injeksi CO. dengan pemberian pupuk maupun injeksi ini pastinya tanaman rotalla bisa tumbuh dengan subur sesuai harapan anda.

• Pangkas batang pada bagian node daun. Anda tentunya bisa memangkas tanaman rotala hijau ini pada bagian pangkal batangnya menggunakan gunting. Biasanya 2 tunas yang baru bakalan muncul pada setiap node yang akan anda potong. Apabila anda menginginkan perbanyak Rotala maka anda pun bisa mengulangi proses pemotongan batangnya. Di dalam akuarium dengan pencahayaan yang terbilang tinggi, injeksi CO2 dan juga diberi nutrisi tentunya mampu membuat perkembangannya semakin bagus. Tanda dari berjalannya proses fotosintesis maka akan muncul gelembung oksigennya. Anda juga bisa melakukan pemangkasan setiap minggunya supaya perkembangannya lebih baik.

• Menggunakan pencahayaan yang pas. Tanaman rotala yang satu ini bisa tumbuh dengan baik jika anda menggunakan 2 buah lampu T8 yang mana dilengkapi dengan adanya reflektor. Sedangkan untuk jarak antar lampu tentunya bisa sekitar 45cm. pencahayaannya kurang lebih selama 8 jam perharinya. Pencahayaan yang cukup memang berpengaruh pada pertumbuhan tanaman. Sehingga anda perlu tahu seberapa kebutuhan cahaya untuk tanaman rotalla ini.

Memang banyak sekali pilihan tanaman yang dipergunakan untuk memperindah isi akuarium anda. Mungkin bagi pecinta aquascape merasa ingin sekali memiliki tanaman yang satu ini. Memang banyak sekali pilihan tanaman yang bisa dijadikan pilihan mulai dari yang mudah perawatannya hingga yang sulit sekalipun. Selain itu harganya pun juga sangat bervariasi sekali. Tak bisa dipungkiri lagi bahwa tanaman rotala hijau ini memang disukai oleh para penghobi aquascape. Hal ini dikarenakan pertumbuhannya yang mudah serta sangat indah jika ditaruh dalam akuarium.


Senin, 31 Juli 2017

5 Cara mudah menumbuhkan Moss supaya tumbuh maksimal

java moss

Moss merupakan lumut air yang bisa dijadikan sebagai tanaman air yang indah jika anda tanam pada tempat yang benar. Daun yang terbilang tipis dengan beragam bentuk dan juga konfigurasinya ini pastinya bisa menambah tekstur untuk aquascape apapun. Salah satu hal paling unik dari moss bagi mereka para penghobi dikarenakan penampilannya yang mampu memberikan kesan tua dan juga natural. Terlebih lagi saat ini sudah tersedia berbagai macam moss diantaranya: peacock moss maupun javamoss dan lain sebagainya.

Tanaman air ini menjadi pilihan karena dinilai memiliki estetika keindahan. Bukan hanya bisa membantu melembutkan akuarium namun juga menambah nuansa alami pada desain anda. Tanaman air ini tersedia dalam berbagai macam bentuk, warna dan juga kebiasaan pertumbuhan tersendiri. Pada umumnya moss ini mudah sekali dalam penyebarannya sehingga sangat cocok sekali untuk aquascaper dari berbagai tingkat pengalamannya. Jadi tunggu apa lagi, hiasilah akuarium anda dengan keindahan moss ini.

Tips penting supaya bisa mendapatkan pertumbuhan moss yang maksimal

Dari berbagai jenis moss yang sudah tersedia ini tentunya anda juga perlu tahu bagaimana caranya dalam merawatnya supaya bisa mendapatkan pertumbuhan moss yang maksimal. Tips terbaik dapatkan pertumbuhan moss yang maksimal,diantaranya:

1. Letakkan moss ditempat yang terkena cahaya.
 
Meskipun tumbuhan ini tetap bisa bertahan ditempat yang kurang cahayanya namun pertumbuhannya akan lambat bahkan tumbuh kurus. Jadi jika anda memberikan cahaya semakin banyak maka moss pun akan semakin rimbun dan juga lebih cepat pertumbuhannya.

2. Bersihkan moss dengan berkala. 
Jika moss tidak segera anda bersihkan dengan berkala tentunya bisa memicu pertumbuhan alga jahat. Lebih baik pergunakan jari anda saat membuka lembaran moss ketika sedang mengganti air akuarium. Selain itu sebaiknya anda kocok keluar setiap kali ada kotoran yang menempel pada moss. Pastikan anda sudah menghilangkan kotoran sebanyak mungkin.

3. Tumbuh baik dengan menempel. 
Moss ini memang bisa menempel hamper kesemua hal dengan adanya serat akar yang terbilang kuat. Akan tetapi jika anda ingin menempelkan lumut ini tempat yang baik tentu saja tetap pada batu maupun kayu. Anda hanya perlu mengikatnya menggunakan benang pada obyek yang bakalan ditumbuhi oleh moss.

4. Perlu dipangkas agar tumbuh baik. 
Memang terasa sayang sekali jika harus dipangkas, namun anda jangan khawatir sebab moss ini nantinya akan tumbuh lebih tebal dan juga lebih lengkap. Sedikit tips terbaik saat anda melakukan pemangkasan yaitu anda perlu membersihkan sisa potongan dari moss dari yang besar hingga potongan yang kecil sekalipun. Hal ini dikarenakan jika potongan yang kecil tidak anda bersihkan maka bisa menempel pada bagian akuarium yang lainnya.

5. Hindarilah alga. 
Memang bukan hal yang mudah bisa membersihkan semua jenis alga dari moss. Padahal seringkali pertumbuhan lumut ini juga disertai dengan pertumbuhan alga yang sulit untuk dibersihkan. Sebaiknya jaga selalu kebersihannya supaya bisa terhindar dari alga.

Dengan memperhatikan berbagai tips diatas pastinya pertumbuhan dari moss pun bisa tumbuh lebih maksimal lagi. Dengan begitu keindahan dari tanaman air ini bisa anda nikmati didalam akuarium anda. Jadi jangan khawatir lagi dengan cara perawatannya jika anda ingin memiliki tumbuhan yang satu ini. Jika anda melalukan perawatan dengan benar tentunya hasilnya pun juga akan lebih menarik lagi.

Sabtu, 29 Juli 2017

5 Jenis tanaman Foreground terbaik bagi pemula

tanaman Foreground

Tahukah anda mengenai tanama foreground? Tanaman ini merupakan salah satu jenis tanaman yang bisa anda tanam pada bagian depan dari Aquascape. Sebenarnya semua tanaman Aquascape bisa dengan mudah hidup dan juga dipelihara. Semuanya tergantung dari bagaimana anda merawat tanaman tersebut. Dalam merawat jenis tanaman Aquascape ini anda memang harus lebih telaten dan lebih bersabar lagi. Dengan begitu tanaman anda pun bisa hidup dengan subur dan hasilnya pun juga bagus.

Pilihan tanaman foreground Aquascape yang terbaik bagi pemula

Mungkin sekarang ini anda masih bingung sekiranya apa saja tanaman Foreground yang paling cocok bagi anda yang masih pemula. Sebenarnya anda tidak perlu khawatir lagi sebab banyak sekali tanaman yang bisa anda pelihara. Inilah berbagai pilihan tanaman Foreground Aquascape yang bisa anda tanam dan pelihara. Diantaranya:

1. Dwart Baby Tears ( Hemianthus Callitrichoides). 

Bagi mereka para penggemar tanaman Aquascape, jenis tanaman yang satu ini sangat banyak sekali peminatnya. Jika kita bandingkan dengan HC Cuba nyatanya tanaman ini terasa lebih mudah perawatannya. Penyebaran tumbuh dari tanaman ini secara horizontal. Pantas saja jika anda merawatnya dengan baik maka pengembangannya pun lebih mudah. Jenis tanaman foreground ini bisa tumbuh dengan baik pada suhu sekitar 23 hingga 29 derajat celcius. Tentunya suhu tersebut sangat cocok sekali untuk tanaman ini.

2. Java Fern (Microsorum Pteropus). 

Tanaman foreground yang satu ini memang mudah sekali tumbuh dengan tingkat perawatan yang rendah. Karena tampilannya yang terbilang begitu menarik, pantas saja jika tanaman ini cukup populer dikalangan para pecinta tanaman Aquascape. Kelebihan dari tanaman yang satu ini yaitu bisa anda tempatkan pada setiap area aquarium. Suhu air yang cocok untuk tanaman ini adalah 22 hingga 25 derajat celcius sesuai dengan kebutuhan anda.

3. Dwarf Hair Grass(Eleocharis Parvula). 

Tanaman yang satu ini bisa terlihat lebih sempurna lagi jika anda mengkombinasikannya dengan hardscape disekitarnya. Biasanya yang menjadi hardscape yaitu batu sehingga saat tanaman ini tumbuh bisa menyebar disekeliling batu. Saat semua parameternya bisa tercukupi maka jenis tanaman foreground yang satu ini bisa cepat pertumbuhannya sehingga perlu dilakukan pemangkasan secara berkala.Pastikan suhu air yang ada dalam akuarium tidak lebih dan juga tidak kurang. Untuk toleransi suhu airnya sekitar 22 hingga 25 derajat celcius.

4. Pogostemon Helferi. 

Jika kita melihat dari bentuk daunnya, tanaman foreground yang satu ini memang unik sekali. Daun dari tanaman pogostemon ini memiliki pola zig zag bahkan mekar saat semua parameternya bisa terpenuhi.

5. Amazon Sword(Echinodorus Amazonicus).

 Tanaman yang satu ini bisa tumbuh hingga mencapai 50 cm. tanaman ini mudah sekali tumbuh serta tingkat untuk bertahan hidupnya terbilang cukup tinggi. Anda tidak perlu takut mati saat masa awal penanamannya. Suhu air yang cocok untuk tanaman ini yaitu 22 hingga 27 derajat celcius. Sedangkan untuk masalah pencahayaannya hanya membutuhkan pencahayaan yang sedang saja.

Dari beberapa pilihan tanaman foreground diatas tentunya anda ingin menanam salah satu diantaranya. Yang pasti dari sekian banyak tanaman foreground ini semuanya mudah sekali penanaman maupun perawatannya. Pastinya anda bisa memiliki berbagai jenis tanaman aquascape Foreground ini jika anda lebih telaten dan bersabar dalam perawatannya. Anda pun akan mendapatkan tanaman foreground yang begitu indah dan juga menarik.

Mengenal beragam jenis tanaman Anubias

Jenis tanaman anubias

Anubias merupakan salah satu tanaman air yang semi aquatic yang biasanya tumbuh di rawa-rawa atau sungai. Aslinya tanaman ini memang berasal dari daerah tropis yakni Afrika tengah dan Afrika barat. Selain itu tanaman ini juga mudah sekali dalam hal perawatannya. 

Bahkan tanaman anubias ini memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan tanaman lainnya. Ciri yang harus kita ketahui dari tanaman anubias ini adalah daunnya yang berwarna gelap, tipis dan luas dalam berbagai bentuknya. Anubias khususnya jenis barteri ini sering dipergunakan dalam desain aquascape dengan cara ditempelkan pada batu ataupun kayu.

Jenis tanaman anubias yang perlu anda ketahui

Tanaman anubias ini memang termasuk tanaman lowlight, pantas saja jika tanaman ini cukup anda taruh ditempat berbayang pada akuarium. Untuk harganya biasanya cukup mahal dan sedikit menguras kantong anda. Jika anda penasaran dengan berbagai jenis tanaman anubias, alangkah baiknya anda simak berikut ini:

 Anubias barteri var.Angustifolia. 


Tanaman anubias yang satu ini memang mudah sekali tumbuh dalam akuarium dengan daunnya yang sempit,panjang dan juga runcing sehingga tampilannya pun terkesan anggun. Tanaman ini bisa tumbuh dengan ketinggian sekitar 30cm. jenis tanaman anubias ini cukuplah kuat bahkan bisa hidup hingga bertahun-tahun.

Anubias barteri var.caladiifolia

Tanaman ini termasuk salah satu jenis tanaman yang lebih besar dari keluarga anubias barteri. Tanaman ini bisa tumbuh besar sekitar 30cm. pantas saja jika tanaman yang satu ini lebih baik ditanam pada tangki yang berukuran besar pula. Uniknya bentuk daunnya indah berbentuk hati. Bahkan daunnya ini bisa hidup dalam kurun waktu beberapa tahun sehingga memungkinkan alga dapat mudah terbentuk.

Anubias barteri var. nana.


Tanaman anubias yang satu ini ukurannya memang kecil termasuk tanaman yang cukup menarik dan bisa hidup dalam segala kondisi yang ada. Jadi anda tidak perlu bingung lagi dengan cuaca yang ada.Biasanya tanaman ini bisa berbunga dibawah air.

Anubias gracilis. 



Daunnya segitiga dengan besar 5 hingga 10cm. tanaman anubias yang satu ini terbilang kuat dan juga kokoh. Tanaman yang satu ini bisa tumbuh diatas permukaan akuarium.

Anubias barteri coffeefolia. 

Anubias barteri coffeefolia

Jenis tanaman anubias yang satu ini memang indah sekali dengan ketinggiannya sekitar 15 hingga 25cm. akarnya saja menjalar sekitar 10 hingga 15cm lebih. Bahkan kombinasi warna maupun bentuk daunnya menjadikannya terlihat lebih indah. Meskipun tanaman ini sering tumbuh bunga dalam air namun tidak menghasilkan biji maupun benih.

Anubias petite. 

Anubias petite

Tanaman yang satu ini terbilang rapi dengan ukuran yang kecil bahkan menjadi favorit banyak orang. Tanaman yang satu ini tidak menuntut banyak perawatan, nutrisi dan juga lainnya. Tanaman kecil ini mudah anda pindah-pindahkan sehingga akan lebih baik jika anda ikatkan pada batu-batu kecil.


Yang pasti dari semua pilihan tanaman anubias diatas memiliki ciri tersendiri. Sehingga anda pun bisa memilih sekiranya manakah tanaman yang cocok untuk anda tanam. Rata-rata dari tanaman tersebut mudah sekali tumbuh maupun mudah dalam hal perawatannya. 

Meskipun demikian nyatanya tanaman ini banyak diminati para pecinta aquascape meskipun mereka harus mengeluarkan budget yang lumayan banyak untuk bisa mendapatkannya. Jika anda sudah memiliki tanaman ini tentunya anda semakin takjub dengan keindahannya. Pantas saja jika tanaman anubias yang satu ini juga sering dijadikan desain untuk aquascape.

Minggu, 11 Juni 2017

Jenis Batu Paling Populer Untuk Aquascape

Kehadiran batu di aquascape selain untuk pemberat kayu juga untuk menambah kesan natural pada aquascape kita, karena di alam sendiri batu, air dan tanaman merupakan satu kesatuan yang bisa menyajikan keindahan untuk kita manusia, maka dari itu jika tidak ada batu di aquascape maka ada yang kurang dan sangat kurang enak di pandang.

Kembali ke topik, disini saya akan memberikan contoh jenis batuan yang biasa di gunakan untuk aquascape saya memperoleh ini dari beberapa artikel berikut adalah jenis-jenisnya :

Ryuoh or Seiryu Aquascaping Rocks

Jenis Batu Populer Untuk Aquascape

Batu ini biasa di gunakan untuk aquscape berkonsep iwagumi, wana abu-abu dan bentuknya sekilas mengingatkan kita pada formasi gunung berbatu yang yang menajubkan, karena itu batu ini sangat populer dalam desain aquascape batu Ryuoh atau Seiryu juga dikenal sebagai Minilandschaft.

Ohko Aquascaping Rocks

Jenis Batu Populer Untuk Aquascape

Batu ohko atau biasa di kenal dengan batu naga ini bentuknya sangat eye catching warna yang hangat seperti tanah memiliki tampilan yang alami, batu ini sangat cocok di gunakan untuk konsep natural di padukan dengan kayu dan jenis tanaman yang akarnya bisa melekat dengan batu.

Elephant Skin Aquascaping Rocks

Jenis Batu Populer Untuk Aquascape


Batu kulit gajah atau biasa di sebut dengan batu Seegebrige memiliki kelemahan karena dapat menaikkan kekerasan air namun bisa di atasi dengan melakukan pengurasan secara teratur, batu ini memiliki tekstur seperti namanya kulit gajah karena memiliki tekstur yang kasar batu ini juga cocok di tempeli moss.

Black Pagoda Aquascaping Rocks

Jenis Batu Populer Untuk Aquascape
Batu yang memiliki variasi warna ini merupakan batu yang sangat menarik secara estetik, batu ini dinamakan pagoda karena bentuknya berlapis dan bersusun seperti pagoda, batu ini sedikit menambah kadar kekerasan pada air aquarium.

Lava Aquascaping Rocks
Jenis Batu Populer Untuk Aquascape
Batu lava ini memiliki tekstur yang kasar dan memiliki banyak pori, jenis batu ini biasa di jual ditoko aquascape dengan harga sekitar 10.000 / kilo, batu ini cukup ringan karena memang memiliki banyak rongga dan juga muda di pecah maupun di lubangi.

Itulah jenis - jenis batu yang populer untuk aquascape semoga bermanfaat.
Sumber : aquascapinglove.com

Kamis, 08 Juni 2017

Jenis Filter Yang Bagus Untuk Aquascape

Filter merupakan alat yang wajib ada dalam sistem aquascape karena memiliki tugas penting, selain menyaring kotoran yang ada di air juga berfungsi menciptakan sirkulasi (putaran air) dimana sirkulasi ini di perlukan untuk tanaman maupun ikan yang ada di aquarium kita agar tetap sehat.

Filter juga memiliki peran sebagai tempat tinggalnya para bakteri baik / bakteri pengurai yang memiliki fungsi sebagai pengurai zat-zat beracun bagi ikan seperti amonia contohnya, maka dari itu filter memiliki peranan fital dalam aquascape dan seperti yang saya bilang tadi wajib ada.

Jenis filter untuk aquascape juga ada banyak macamnya namun hanya ada 3 jenis filter yang bagus dan di rekomendasikan untuk digunakan dalam beraquascape berikut ini adalah jenis jenis filter yang bagus untuk aquascape :

1. Filter External / Canister filter

Filter external atau biasa disebut canister filter ini memiliki kemampuan kinerja yang paling bagus dari segi penyaringan maupun sebagai rumah bakteri karena memiliki ruang penyaringan yang lebih besar dari pada filter yang lain dan memiliki beberapa lapisan materi penyaring seperti karbon aktif, spons, biobal, biokeramik.

Kekurangan dari filter jenis ini adalah harganya yang cukup mahal namun juga ada canister filter yang murah harganya di bawah 400 ribu ya tentunya hanya cocok untuk jenis aquarium di bawah 100cm, ada harga tentu ada rupa dan tentunya ada kualitas.

2. Filter Hang On

Seperti namanya filter ini penempatannya di gantung disisi aquarium filter hang on cukup diminati para aquascaper karena selain harganya lebih murah dari canister filter, filter ini juga memiliki ruang penyimpanan cukup luas sehingga bisa di isi meterial filter yang berlapis, namun semua itu kembali lagi tergantung pada ukuran filter dan merek filter.

Jika ingin menggunakan filter ini untuk aquascape sangat di sarankan air dalam aquarium di isi sampai menyentuh mulut output pada filter ini agar tidak terjadi riak air / kemericik yang mengakibatkan penurun carbon dioksida dalam air yang dimana sangat dibutuhkan tanaman untuk berfotosintesis.

3. Filter Internal
Filter ini di sebut filter internal karena pemasangannya di letakkan menggantung di dalam aquarium hehe filter ini cukup mampu menyaring kotoran dan dapt menjernihkan air serta memberi sirkulasi, namun kekurangan filter ini adalah kurangnya tempat bakteri baik untuk berkembang biak, dan karena berada di dalam aquarium filter ini cukup mengganggu pemandangan.

Itulah jenis - jenis filter yang bagus dan di rekomendasikan untuk di gunakan dalam beraquascape pemilihan filter yang tepat sangat mendukung keberlangsungan hidup kehidupan yang ada di ekosistem aquascape kita.

Tentu semua kembali pada perhitungan dasar, berapa ukuran aquariumnya? berapa volume airnya? berapa banyak jumlah ikan dan tanamannya? dan yang paling penting berapa banyak anggaran yang kita miliki untuk membelinya?

Jika ada pertanyaan silahkan coment di bawah ini, terimakasih telah membaca jangan lupa share dan semoga bermanfaat.
   

Tanaman Foreground Terbaik Untuk Pemula

Seperti pada umumnya, pengelompokan dari tanaman aquascape ini dibagi menjadi tiga bagian, semua bagian tersebut dibuat dan dinamai sesuai dengan penempatannya di dalam akuarium. Apa sajakah itu?

1.    Pertama adalah foreground plants (tanaman yang ditempatkan di depan akuarium bagian dalam).
2.    Kedua adalah miground plants (tanaman yang ditempatkan di bagian tengah akuarium)
3.    Ketiga adalah beground plants (tanaman yang ditempatkan dibagian belakang akurium, atau biasa disebut dengan tanaman beground).

Nah, untuk jenis yang kedua dan ketiga akan kita bahas di lain waktu ya gaess, sekarang kita akan kupas tuntas jenis tanaman-tanaman foreground ini, dan foreground terbaik untuk para pemula. Sebenarnya semua tanaman aquascape itu mudah hidup dan dipelihara, yang terpenting itu adalah ketelatenan/ketekunan dan kesabaran. Oke, langsung aja kita ulas satu persatu jenis-jenis tanaman yang mungkin bisa langsung Anda terapkan untuk foreground.

1.    Java Moss (latin : Vesicularia Dubayana)



Java Moss ini merupakan salah satu tanaman yang sering dan juga banyak digunakan oleh penggemar akuarium. Kemudahan dalam pemeliharaan menjadikan tanaman ini layak dikatakan sebagai tanaman terpopuler, hal ini bisa saja, sebab tjava moss merupakan tanaman yang tidak menuntut banyak permintaan seperti Co2 atau perawatan special lainnya. Dalam hal penanaman digunakan media kayu, sebab hal ini membuat tanaman akan tetap didasar akuarium, dan tidak mengapung. Java moss menggunakan suhu air diantara 22 hingga 23 derajat Celsius, namun untuk membuat pertumbuhan lebih optimal sebaiknya disarankan untuk menggunakan suhu antara 22-25 derajat Celsius.

2.    Dwart Baby Tears (latin : Hemianthus Callitrichoides)

 
Tanaman Foreground  satu ini juga sangat diminati oleh para penggemar akuascape, sebab jenis dwart baby tears ini lebih mudah perawatannya dibandingkan dengan HC Cuba, penyebaran tumbuh dari tanaman ini secara horizontal maka tidak heran perawatan yang baik menjadi kunci utama dalam pengembangan tanaman ini. Tanaman foreground ini bisa tumbuh dengan baik dengan suhu ait 23 -29 derajat Celsius, hal ini merupakan suhu yang sangat pas.

3.    Java fern (Microsorum Pteropus)



Tanaman foreground satu ini mudah tumbuh dengan tingkat perawatan yang sangat mudah, terlebih bagi para pemula. Kelebihan dari tanaman jen is ini adalah dapat ditempatkan di dalam area akuarium manapun, bisa juga dipadukan dengan berbagai tanaman untuk menambahkan kesan natural dalam akuarium. Untuk toleransi suhu sendiri, tanaman ini hidup di air dengan suhu 22-25 derajat Celsius. Sebagai tambahan kemudahan lainnya adalah tanaman java fern ini juga merupakan salah satu jenis low light, jadi tidak perlu repot-repot memberikan pencahayaan yang terang.

Itu saja dulu, untuk jenis yang berikutnya akan kami buatkan artikel dengan lebih lengkap lagi. Sebab dalam hal ini tanaman foreground lebih bisa dibuat bila pemilihan tanaman yang tepat dan terlebih lagi pemeliharaan yang lebih mudah. Semoga bermanfaat…

Selasa, 30 Mei 2017

Aquascape : Tanaman Anubias Dan Jenisnya

Anubias merupakan salah satu tanaman air yang juga semi aquatic, sering tumbuh di daerah rawa dan sungai. Asal tanaman ini aslinya dari daerah tropis afrika barat dan afrika tengah, selain itu tanaman ini sangat mudah dirawat dan dikembangbiakan, sangat cocok untuk dijadikan sebagai pengisi akuarium Anda.

Kelebihan dari tanaman ini sebagai penghuni Aquascape Anda adalah sedikitnya kebutuhan cahaya atau biasa kita sebut dengan Lowlihgt, oleh karena itulah para penggemar aquascape sering menempelkan tanaman ini pada tempat yang berbayang, selain itu juga kelebihan lainnya adalah sedikitnya nutrisi yang dibutuhkan tanaman ini untuk tumbuh, jadi dalam pengembangbiakannya juga mudah. Wajar bila di Indonesia sendiri tanaman anubias ini sedikit menguras saku.

Nah, penjabaran dari tanaman anubias kan sudah, diatas tadi! Untuk sekarang mari kita ulas jenis-jenis dari tanaman dewa yang satu ini.

1. Anubias Barteri Coffeefolia


Tanaman anubias satu ini bisa dibilang “begitu indah”, dengan jenis cultivar rendah dari anubias barteri, ia memiliki ukuran tinggi dari 15-25 cm, dan akar yang keluar bisa menjalar hingga 10 sampai 15 cm. Dengan kombinasi warna dan juga bentuk daun yang unik, bisa membuat orang sangat tertarik bila melihat tanaman jenis ini, sering tumbuh bunga di dalam air, namun tidak menghasilkan biji, dalam pertumbuhannya juga bisa dibilang lamban, dan tanaman jenis ini tidak dimakan oleh ikan tipe herbivore.

2. Anubias Barteri Var.Angustifolia



Jenis daun yang panjang, sempit dan runcing lebih memberikan penampilan anggun pada akuarium, itulah jenis anubias yang satu ini. Tanaman bisa terus tumbuh hingga mencapai 30 cm ke atas, dan bisa berkembang dalam kondisi apapun. Tanaman jenis ini sangat kuat dan mampu hidup bertahun-tahun, di alam liar Anda bisa mencarinya di Guinea, Kamerun dan Liberia.

3. Anubias Barteri Var.Barteri



Tanaman anubias yang satu ini dinamai dengan mendasarkan pada sang kolektor Charless Barter, sebuah tanaman bila di tanam dalam akuarium maka ia tidak akan meninmbulkan masalah, bisa juga menjadi sangat umum bahkan populer. Sepsis ini terlihat lebibh besar dari anubias barteri nana, didalam air ia bisa terlihat memukau dengan sedikit pencahayaan, sedangkan di alam liar ia bisa ditemukan di sungai aliran deras, daerag Afrika barat.

4. Anubias Petite




Salah satu yang paling difavoritkan oleh penggemar akuarium, dengan nama panjang anubias var. nana atau banyak orang menyebutnya dengan anubias patite. Kenapa begitu? Sebab ia sangat rapid an berukulan kecil, dengan pertumbuhan daunnnya yang kompak serta ukurannya pun sama, hal itulah yang membuatnya unik mungil dan patite.

Nah, itulah jenis tanaman anubias yang paling ramai dicari oleh aquascaper mania, untuk lebih bisa mengenal lagi berbagai jenis tanaman aquascape silahkan berlangganan artikel dari kami. Semoga bermanfaat..

Sabtu, 06 Mei 2017

3 Tanaman Carpet Aquscape Paling Mudah Ditanam,Cocok Untuk Pemula

Mengenal tanaman carpet aquascape, apa sih itu carpet aquscape? Kok dalam akuarium ada carpetnya, mungkin bagi pemula yang penasaran banyak sekali ingin tahu. Nah sebelum kita ketahuin apa saja tanaman yang bisa digunakan sebagai carpet ini, sebaiknya kita pahami dulu dasar atau pengertian dari tanaman yang berfungsi sebagai carpet akuarium ini.

Tanaman carpet merupakan spesies tumbuhan air yang dalam pertumbuhannya kesamping, atau bisa juga kita sebut dengan tumbuh mengarpet (seperti karpet) menutupi bagian dasar akuarium Anda.

Dari pengertiannya saja sudah terlihat, bahwa karpet pada umumnya berwarna hijau dan memberikan kesan sejuk alami. Oleh sebab itu, bagi Anda seorang pemula, ini ada 3 jenis tanaman yang mudah tumbuh dan cocok untuk ditanam sebagai pembelajaran lebih jauh dari seni aquascape.

3 jenis tanaman carpet yang mudah tumbuh

1.  Micranthemum Monte Carlo

Micranthemum 'Monte Carlo'

Tanaman yang berasal dari Argentina ini memiliki tampuilan hijau cerah yang indah, monte carlo memiliki tingkat pertumbuah yang cukup cepat sangat dan cocok di jadikan karpet karena tanaman ini tumbuh menyebar ke samping dengan tinggi 3-5 cm, kebutuhan tingkat pencahayaan tanaman ini tergolong medium serta injeksi Co2 opsional namun untuk hasil yang terbaik injeksi Co2 dibutuhkan, pemangkasan sangat di sarankan jika tingkat kepadatan tanaman dirasa sudah sesak agar daun yang bagian bawah tidak mati karena cahaya terhalang daun yang atas.  

2.  Echinodorus Tenellus


Sebuah sebutan yang menunjuk pada tampilan mini amazon sword, dengan adanya tanaman carpet jenis ini bisa dikatakan seperti tadi karena salah satu dari jenis kelompok tanaman spesies sword plant yang diamana termasuk tanaman terkecil di dunia. Tanaman jenis ini seperti rumput darat namun lebih kecil dan panjang serta bisa tumbuh dengan cepat. Cahaya yang digunakan sedang dan tidak terlalu tinggi, namun lebih penting adalah penggunaan co2, dan juga penggunaan pupuk. Tanaman ini mudah dirawat dan tidak banyak menuntut seperti jenis glossotoigma elantinoides maupun tanaman HC. Bila Anda ingin membuat menjadi lebih baik, sebaiknya menghindarkan tanaman ini dari tanaman yang lebih tinggi agar tidak menutupi cahaya mengenai Echinodorus Tenellus ini.

3.  Sagittaria Subulata


Banyak yang sudah tau jenis tanaman carpet ini? Banyak dikenal dengan sebutan Dwarf Sagittaria, tanaman ini sesuai dengan para pemula. Hal ini diakarenakan mudahnya perawatan, dan cara penanamannya. Terlebih lagi bentuk daun yang panjang seperti rumput ini menjadikan tanaman ini sangat cocok untuk carpet akuarium. Selain itu, Sagittaria ini bisa memberikan kesan alami dan naturan, pas untuk style taman Taiwan, dan iwagumi.

Itulah jenis tanaman carpet terbaik yang bisa tumbuh dengan mudah dan cocok untuk para pemula. Selain itu bisa digunakans ebagai tanaman pembelajaran, terutama jenis yang pertama. Semoga bermanfaat…

Kamis, 04 Mei 2017

Cara Menanam Hair Grass Mini Seed

Hair Grass Mini Seed

Untuk memiliki tanaman karpet ada dua cara yaitu dengan menyemai benih tanaman karpet di akuarium dan menanam tanaman yang sudah siap tanam di akuarium, kali ini saya akan membahas tentang pengalaman saya menyemai benih tanaman hair grass mini yang sudah banyak di jual di toko online.

Harga benih tanaman hair grass mini ini gak terlalu mahal antara 25 -30 ribu untuk ukuran 8ml, bentuk benihnya lonjong tidak mirip seperti carpet seed mini dwarf yang bentuknya agak bulat.

Cara penyemaian sama seperti carpet seed mini dwarf dengan menyebar benih tanaman ke substrate/media tanam yang sedikit lembab

Hair Grass Mini Seed

Kemudian di semprot air memakai semprotan yang paling halus, setelah itu akuarium di tutup dengan plastik agar tetap lembab dan melakukan penyinaran 8 jam sehari.

Hair Grass Mini Seed

Namun bedanya tanaman ini cukup lama tumbuh jika mini dwarf bisa tumbuh dalam waktu 2 hari tanaman hair grass mini ini sekitar 7 hari baru terlihat tanda tanda kehidupan, tidak semua benih bisa tumbuh milik saya hanya sekitar 25% benih yang tumbuh.

Hair Grass Mini Seed


Awalnya saya mengira akuarium saya kurang lembab namun setelah saya biarkan sampai 14 hari tanaman yang tumbuh tidak bertambah, karena saya merasa percobaan ini gagal maka saya memutuskan untuk membongkarnya.

Kesimpulan :

Waktu yang di butuhkan untuk menanam tanaman ini cukup lama untuk tumbuhnya saja memakan waktu 7 hari kemudian untuk menggenanginya minimal umur 15 hari, jika ingin menanam hari gras mini ini lebih baik di semai di luar akuarium dulu baru setelah tumbuh subur di pindah ke akuarium, karena jika banyak biji yang gagal tumbuh dapat menambah kadar amonia di dalam air akuarium nantinya.

Kamis, 30 Maret 2017

Kelebihan Dan Kekurangan Carpet Seed Mini Dwarf


Untuk pecinta aquascape terutama Iwagumi style pasti menginginkan tank akuariumnya cepat di penuhi tanaman karpet yang hijau, namun untuk mendapatkan tanaman karpet yang cepat tumbuh merata dengan baik tentu membutuhkan perawatan yang intensif.

Tapi dengan adanya Carpet Seed yang beredar di pasaran membuat para penggemar aquascape tak perlu tenaga extra agar tanaman cepat tumbuh merata di substrat, namun setiap hal yang ada di dunia ini pasti punya kelebihan dan kekurangannya begitu juga dengan tanaman Carpet Seed Mini Dwarf ini, Berikut adalah kelebihan dan kekurangan carpet seed menurut pengalaman pribadi saya :

Kelebihan 

Tanaman ini mudah tumbuh, dengan menyebar benih di media tanam dan melakukan penyinaran serta penyiraman yang rutin dalam 4 - 5 hari benih sudah tumbuh, bahkan uniknya walaupun ada benih yang menempel di kaca binih ini tetap bisa tumbuh.

Walaupun tanpa injeksi Co2 dan tingkat cahaya medium tanaman ini tumbuh dengan baik, apalagi dengan perawatan yang baik pemberian pupuk rutin, rajin menguras air tanaman ini akan tumbuh subur, lebat dan hijau. 

Kekurangan

Menurut pengalaman saya tanaman ini tidak bertahan lama atau memiliki umur yang pendek, walaupun dengan perawatan yang maksimal tanaman ini akan mati di umur sekitar 4 bulan bukan hanya itu, lama kelamaan tanaman ini tumbuh memanjang ke atas dan bentuknya menjadi tidak indah lagi, karena saya mencoba beberapa tanaman mini dwarf ini tidak saya potong dan hasilnya seperti menanam kangkung di akuarium haha...

Saya melakukan trimming pertama dibulan ke 2 karena sudah cukup rimbun dan cukup tinggi setelah saya trimming sekitar selang satu minggu ada beberapa tanaman yang mulai menguning, saya berpikiran mungkin tanaman stress efek dari trimming, lalu saya lakukan pengurasan 1/3 air dan menaikkan dosis pupuk cair namun tidak ada efeknya, sekitar 2 minggu kemudian perlahan tanaman mulai tidak rimbun lagi alias mati satu persatu dan pada bulan ke 4 THE AND haha...

Kesimpulan

Jika menginginkan tanaman karpet yang cepet ngarpet memenuhi substrat tanaman ini menjadi pilihan, namun jika untuk jangka panjang tanaman ini tentu bukan pilihan, menurut saya tanaman ini pada dasarnya bukan tanaman yang cocok untuk aquascape dan sangat tidak cocok di juluki tanaman karpet.

Saya menanam tanaman ini dari awal memang dengan niat uji coba, sebab setelah melihat foto - foto tanaman ini di internet yang sangat menggiurkan itu di tambah deskripsi dari penjual "Tanaman ini cepat tumbuh dan full ngarpet di tank" saya langsung tertarik ingin menanamnya, dan memang benar pada bulan pertama saya sangat puas dengan tanaman ini karena tumbuh memenuhi substrat, namun keindahannya tidak bertahan lama.

Dan saya sekarang mencoba menanam benih tanaman hair grass mini yang banyak di jual di pasaran, saat menulis artikel ini masih dalam proses penyemaian dan bagaimana hasilnya nanti akan saya share disini.

Rabu, 29 Maret 2017

5 Ikan Air Tawar Aquascape yang Paling Populer

Aquscape adalah bentuk dari hobi yang bisa memberikan ketenangan, terutama saat melihat ikan berenang bermain dengan lincahnya. Banyak orang sependapat dengan saya, kebahagian terbesar dalam membuat aquascpae, adalah keberhasilan dalam membangun ekosistem yang bisa dihuni dengan sehat oleh para ikan dengan berbagai macam tumbuhan di dalamnya.

Tentunya melihat ikan bermain diantara tumbuhan memperlihatkan pemandangan yang luar biasa indah. Hal itu bisa saja terjadi bila kita berhasil membuatnya, ikan juga makhluk hidup yang membutuhkan tempat yang nyaman untuk hidup dan berkembang. Jadi sesudah aquascape Anda siap, sebelum membeli dan mengisi penghuninya, sebaiknya pilih jenis ikan apa saja yang akan mendiami aquascape Anda.

Kemudahan dalam merawat menjadikan Anda lebih gampang mengurusnya dan membuatnya tetap sehat. Berikut ini jenis ikan tawar yang paling populer di dunia dan indonesia.

Jenis Ikan Air Tawar Terpopuler

1. Bosemani Rainbow Fish



Ikan Bosemani ini masuk kedalam jenis ikan rainbow fish, tergolong ikan yang aktif namun tidak agresif dan ikan ini juga bagus untuk pemula sebab tergolong ikan yang tangguh, ikan yang di temukan pertamkali pada tahun 1980 di papua new guinea ini masuk pada golongan ikan yang hampir punah dialam.

Nama ilmiah: Melanotaenia Boesemani
Karakter ikan: Dami dan berkelompok
Jenis: Omnifora
Panjang: Mencapai 11 cm
Umur: rata - rata mencapai 5 - 8 tahun
Rentang PH: 6.5 - 8.0
Kekerasan Air: 8 - 25 dGH
Suhu Ideal: 21 - 26 ° C
Ruang Gerak : Tengah, cenderung berkumpul di ruang terbuka akuarium, biasanya di bagian tengah tanki.

Perawatan yang baik dapat memunculkan warna ikan ini lebih tajam dan menjadikanya sangat indah untuk di lihat, berilah makanan yang kaya nutrisi dan ikan ini tidak cocok satu tank dengan udang. 

2. Harlequin Rasbora Trigonostigma


Ikan yang cantik dan suka bergerombol, ikan yang cukup tangguh dan damai, ikan ini cocok di pelihara lebih dari 5 ekor, ikan yang berasal dari kawasan Asia ini cukup cepat beradaptasi di akuarium.  

Nama ilmiah: Trigonostigma heteromorpha
Karakter ikan: Dami dan berkelompok
Jenis: Omnifora
Panjang: Mencapai 5 cm
Umur: rata - rata mencapai 5 - 10 tahun
Rentang PH: 5.5 - 8.0
Kekerasan Air: 1 - 15 dGH
Suhu Ideal: 22 - 27 ° C
Ruang Gerak : Semua, ikan ini lincah bergerak menyusuri semua ruang diakuarium.

3.  Cardinal Tetra



Ikan yang paling terkenal ini memang sangat mempesona dengan paduan garis biru mengkilap dan merah di tubuh ikan ini menjadikan cardinal tetra sebagai ikan idola para aquascaper ditambah dengan karakter ikan yang damai dan berkelompok, sangat cocok dipelihara lebih dari 7 ekor.

Nama ilmiah: Paracheirodon axelrodi
Karakter ikan: Dami dan berkelompok
Jenis: Omnifora
Panjang: Mencapai 5 cm
Umur: rata - rata mencapai 5 - 10 tahun
Rentang PH: 4.5 - 7.0
Kekerasan Air: 2 - 8 dGH
Suhu Ideal: 22 - 27 ° C

Ruang Gerak : Semua, ikan ini lincah bergerak menyusuri semua ruang diakuarium dan banyak menghabiskan waktunya di bayang - bayang tumbuhan.

4. Amandae Tetra



Sikecil yang cantik dengan warna oranye yang menyala, karakter ikan yang damai serta suka bergerombol, tergolong ikan yang tangguh dan mudah dirawat, sangat cocok memelihara ikan ini lebih dari 7 ekor.

Nama ilmiah: Hyphessobrycon amandae 
Karakter ikan: Dami dan berkelompok
Jenis: Omnifora
Panjang: Mencapai 2 cm
Umur: rata - rata mencapai 2 - 5 tahun
Rentang PH: 5.5 - 7.0
Kekerasan Air: 6 - 18 dGH
Suhu Ideal: 22 - 27 ° C
Ruang Gerak : Semua, ikan ini lincah bergerak menyusuri semua ruang diakuarium.

5. Puntius Denisonii




Ikan yang cantik memiliki bentuk seperti torpedo ini tergolong ikan yang damai dan lincah serta memiliki kebiasahan bergerombol sangat cocok dipelihara lebih dari 5 ekor, ikan ini tergolong ikan yang cukup tangguh dalam beradaptasi.


Nama ilmiah: Puntius Denisonii
Karakter ikan: Dami dan berkelompok
Jenis: Omnifora
Panjang: Mencapai 15 cm
Umur: rata - rata mencapai 2 - 5 tahun
Rentang PH: 6.8 - 7.8
Kekerasan Air: 5 - 25 dGH
Suhu Ideal: 15 - 25 ° C
Ruang Gerak : Tengah, ikan ini lincah bergerak menyusuri semua ruang diakuarium dan sering berada di tengah akuarium

Tips : bila Anda berencana menggunakan ikan air tawar sebagai penghuni aquascape Anda, sebainya jangan menggunakan jenis ikan air tawar yangb bersifat agresif.